Tim AI Center Universitas Udayana yang terdiri atas Prof. Dr. Ir. Made Sudarma, MASc., IPU., ASEAN Eng. dan Dr. Ir. I Putu Agus Eka Darma Udayana, S.Kom., M.T., berpartisipasi dalam Workshop Invitation InSPIRE Network di BINUS University International, Jakarta, pada 17 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring riset internasional dengan universitas di Skotlandia serta memperdalam sinergi dengan arah kebijakan riset nasional yang dipandu oleh BRIN.
Lokakarya yang mengusung tema “Connecting Minds, Expanding Horizons, and Creating Impacts” ini diselenggarakan oleh Indonesia Scotland Partnerships for Impactful Research and Education (InSPIRE) Network.
Acara dibuka dengan sambutan dari sejumlah tokoh, di antaranya Prof. Nathalia Tjandra, Ph.D. (InSPIRE Project Lead), Summer Xia (British Council), Dr. Berry Juliandi, M.Si. (Kemendikbudristek), serta Dr. Andreas Chang, MBA. (BINUS University International).
Panel pertama membahas The Landscape of Internationalisation in Higher Education, yang menyoroti strategi internasionalisasi sebagai sarana peningkatan kualitas akademik dan kolaborasi global. Panel kedua bertema AI in Higher Education menekankan peluang dan risiko penerapan kecerdasan buatan dalam pendidikan tinggi, termasuk tantangan integritas akademik, privasi data, serta inovasi pembelajaran berbasis AI.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Eng. Agus Haryono dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan arah dan prioritas riset Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Beliau menekankan pentingnya hilirisasi riset, kemandirian energi dan pangan, serta penguatan kolaborasi internasional. BRIN juga memperkenalkan skema pendanaan riset kompetitif yang dapat mendukung kolaborasi dengan mitra luar negeri, termasuk melalui joint fund dengan berbagai negara.
Lokakarya turut menampilkan studi kasus internasional, di antaranya pemberdayaan perempuan di bidang STEM serta kolaborasi riset kesehatan lintas negara untuk pengendalian tembakau.
Bagi AI Center Universitas Udayana, partisipasi dalam lokakarya ini tidak hanya membuka jalan kolaborasi dengan universitas di Skotlandia, tetapi juga menyelaraskan arah penelitian dengan prioritas nasional yang dikelola BRIN. Hal ini menjadi peluang strategis untuk mengembangkan penelitian berbasis kecerdasan buatan, memperluas pertukaran akademik, dan memperkuat kontribusi riset kampus pada tingkat global.
Kehadiran Prof. Made Sudarma dan Dr. Agus Eka Darma sebagai perwakilan AI Center Universitas Udayana menegaskan komitmen kampus dalam membangun kolaborasi riset
Kembali ke Daftar Berita
Bagikan: