Road to AI Center Udayana, Menkomdigi: Bali Jadi Pionir Pemanfaatan AI untuk Budaya dan Pariwisata
AI

Road to AI Center Udayana, Menkomdigi: Bali Jadi Pionir Pemanfaatan AI untuk Budaya dan Pariwisata

U
Penulis UCEAI
Tanggal 12 September 2025
Home Berita Road to AI Center Udayana, Menkomdigi: Bali Jadi Pionir Pemanfaatan AI untuk Budaya dan Pariwisata
Jimbaran, 28 Agustus 2025 – Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan Kuliah Umum bersama Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Ibu Meutya Hafid, B.Eng., M.I.P., sekaligus mencanangkan Road to AI Center Universitas Udayana sebagai langkah strategis menuju pendirian pusat riset dan inovasi kecerdasan buatan. Acara yang berlangsung di Auditorium Widya Sabha, Jimbaran ini dihadiri lebih dari 1.500 mahasiswa baru dari program S1, S2, dan Program Pendidikan Dokter Spesialis, jajaran pimpinan universitas, serta civitas akademika. Kuliah umum bertema “Transformasi Digital dan Peran Kecerdasan Buatan untuk Indonesia Maju” menghadirkan pesan kuat mengenai pentingnya peran AI dalam mendukung pembangunan bangsa. Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan komitmen Unud untuk mendukung transformasi digital nasional melalui pendirian AI Centre Universitas Udayana. Pusat riset ini diarahkan menjadi motor penggerak pengembangan teknologi berbasis AI dengan fokus pada bidang pariwisata, budaya, kesehatan, pertanian, dan lingkungan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan apresiasi terhadap inisiasi Road to AI Center Udayana. Ia menilai langkah Universitas Udayana sangat tepat menjadikan Bali sebagai pionir pemanfaatan AI untuk budaya dan pariwisata. Meutya menegaskan bahwa disrupsi digital dan kecerdasan artifisial akan merevolusi dunia, sehingga diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan generasi muda agar Indonesia siap menghadapi revolusi baru di era digital. Usai memberikan kuliah umum, Ibu Menteri berkesempatan meninjau pameran produk-produk kecerdasan buatan hasil karya Universitas Udayana. Di antaranya adalah inovasi di bidang pertanian melalui Automatic Plant Detection & Smart Farming berbasis AI dan IoT, teknologi deteksi kelelahan visual berbasis deep learning dan cloud yang mampu menganalisis kondisi mata, wajah, serta gelombang otak secara real time, riset budaya berupa model deteksi motif ukiran Bali dengan deep learning, sistem deteksi estrus pada sapi berbasis IoT yang memberi notifikasi otomatis kepada peternak, hingga sistem pengamanan pratima di pura berbasis AI dan RFID untuk menjaga kelestarian benda sakral. Melalui pameran tersebut, Menkomdigi melihat langsung bagaimana Universitas Udayana mengembangkan berbagai use case AI yang tidak hanya mendukung sektor industri, kesehatan, dan pertanian, tetapi juga berkontribusi besar dalam pelestarian budaya lokal. Ia menambahkan bahwa saat ini Peta Jalan AI Nasional tengah memasuki tahap konsultasi publik, dengan penyusunan regulasi terkait etika dan keamanan pemanfaatan AI sebagai prioritas utama. Universitas Udayana diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam memperkaya sekaligus mengawal implementasi roadmap tersebut. Pencanangan Road to AI Center dan peninjauan pameran produk inovasi ini menegaskan posisi Universitas Udayana sebagai motor penggerak riset dan pengembangan kecerdasan buatan berbasis kearifan lokal. Kehadiran AI Centre nantinya diharapkan mampu memperkuat literasi digital, meningkatkan daya saing, serta menjadikan Bali pionir pemanfaatan AI untuk budaya dan pariwisata dalam mendukung visi besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.