Dukung Visi "Catur Hita Nusa Penida", Pusat Unggulan Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana Perkuat Aspek Digitalisasi dalam Masterplan Pembangunan Berbasis Konservasi Kepulauan Nusa Penida
AI

Dukung Visi "Catur Hita Nusa Penida", Pusat Unggulan Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana Perkuat Aspek Digitalisasi dalam Masterplan Pembangunan Berbasis Konservasi Kepulauan Nusa Penida

U
Penulis UCEAI
Tanggal 20 December 2025
Home Berita Dukung Visi "Catur Hita Nusa Penida", Pusat Unggulan Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana Perkuat Aspek Digitalisasi dalam Masterplan Pembangunan Berbasis Konservasi Kepulauan Nusa Penida

Klungkung, 17 Desember 2025 – Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana (AI Center) terus memperkuat perannya dalam pembangunan strategis daerah. Bekerja sama dengan Pusat Unggulan Pariwisata (PUPAR) Universitas Udayana, tim peneliti AI memberikan kontribusi krusial pada aspek Telekomunikasi dan Digitalisasi dalam penyusunan Masterplan Pembangunan Berbasis Konservasi di Kepulauan Nusa Penida.

Puncak dari rangkaian penyusunan dokumen ini dilaksanakan melalui Focus Group Discussion (FGD) Laporan Akhir yang digelar pada 17 Desember 2025 di Inspektorat Kabupaten Klungkung. Forum strategis ini menghadirkan Wakil Bupati Kabupaten Klungkung, Ketua LPPM Universitas Udayana, termasuk Koordinator Kelompok Ahli Bidang Pembangunan Provinsi  Bali, perwakilan Forkom Desa Wisata Bali, OPD se-provinsi Bali, serta para Perbekel se-Kepulauan Nusa Penida.

Integrasi Konsep "Langgeng" dan Smart Island

Dalam pemaparan laporan akhir, Ketua Tim Penyusun Masterplan, Dr. Nyoman Ariana, memperkenalkan konsep besar "Catur Hita Nusa Penida" sebagai landasan pembangunan, yang terdiri dari empat pilar utama: Luwih (Bali Pintar dan Sehat), Landuh (Bali Hijau), Langgeng (Bali Produktif dan Bali Smart Island), dan Liang (Bali Kondusif) .

Kontribusi Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana secara spesifik terakomodasi dalam pilar "Langgeng", yang menargetkan terwujudnya Bali Smart Island. Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana merumuskan strategi digitalisasi yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur internet, tetapi juga solusi cerdas untuk mendukung produktivitas dan keberlanjutan pulau tersebut.

Rangkaian Proses dan Validasi Publik

Penyusunan aspek digital dalam masterplan ini telah melalui serangkaian tahapan diskusi mendalam dan uji publik yang ketat sepanjang akhir tahun 2025:

  1. FGD Pendalaman (24 Oktober 2025): Tahap awal pengumpulan data dan identifikasi isu strategis dan tantangan infrastruktur dasar digital di Kepulauan Nusa Penida.
  2. Expert Meeting (12 Desember 2025): Diskusi strategis bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali serta Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali. Pada tahap ini, konsep Smart Conservation dan Digital Equity yang diusulkan Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana mendapatkan masukan konstruktif untuk penyempurnaan.
  3. FGD Laporan Akhir (17 Desember 2025): Bertempat di Inspektorat Kabupaten Klungkung, acara puncak ini dihadiri oleh pemangku kepentingan kunci, termasuk BRIDA Provinsi Bali, Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali, seluruh OPD terkait di Provinsi Bali, Forum Komunikasi Desa Wisata Provinsi Bali, serta para Perbekel se-Kepulauan Nusa Penida.

Teknologi untuk Konservasi Lingkungan

Dalam pemaparannya, tim Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana menekankan pentingnya integrasi teknologi cerdas (Smart System) dalam masterplan ini. Beberapa poin strategis yang dirumuskan meliputi pemerataan akses internet untuk mengatasi kesenjangan digital di wilayah interior, serta pemanfaatan teknologi IoT (Internet of Things) dan AI untuk pemantauan lingkungan dan manajemen arus wisatawan.

Partisipasi Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana dalam proyek yang dipimpin PUPAR Universitas Udayana ini menegaskan komitmen Universitas Udayana dalam menghadirkan solusi berbasis riset (science-based policy) bagi tantangan pembangunan di Bali. Sinergi lintas bidang keilmuan ini diharapkan mampu menghasilkan peta jalan pembangunan Nusa Penida yang holistik, berkelanjutan, dan adaptif terhadap era digital.

Partisipasi aktif Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial Universitas Udayana dalam proyek yang dipimpin PUPAR ini menegaskan komitmen Universitas Udayana untuk menghadirkan solusi berbasis data dan teknologi tepat guna demi mewujudkan Nusa Penida yang tidak hanya mendunia, tetapi juga lestari dan cerdas.