Partisipasi Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial pada DTIK Fest 2026
AI

Partisipasi Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial pada DTIK Fest 2026

U
Penulis UCEAI
Tanggal 06 May 2026
Home Berita Partisipasi Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial pada DTIK Fest 2026

Denpasar, 2 Maret 2026 — Dalam rangka memeriahkan HUT ke-238 Kota Denpasar, Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial (AI Center) turut serta mengambil peran aktif dalam gelaran Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival 2026 pada tanggal 27 Februari-1 Maret 2026. Partisipasi ini merupakan wujud nyata komitmen lembaga dalam mendukung visi Kota Denpasar sebagai pusat inovasi dan kolaborasi teknologi di Bali.

Inovasi Berbasis Kecerdasan Artifisial untuk Budaya dan Pertanian

Selama festival berlangsung, booth PUP-KA menjadi pusat perhatian pengunjung dengan memamerkan lima karya unggulan yang menggabungkan kecanggihan Deep Learning dengan kebutuhan lokal (kearifan lokal) dan sektor pangan:

SASKARA: Sebuah aplikasi transliterasi multimodal yang dirancang khusus untuk meningkatkan literasi aksara Bali di era digital.

Rekonstruksi 3D Berbasis Deep Learning: Teknologi konservasi digital yang mampu mereplikasi bentuk fisik patung dan ukiran khas Bali ke dalam format digital secara presisi untuk tujuan pelestarian.

LOKAPURA: Sebuah platform seni cipta digital yang menyajikan arsip budaya dalam bentuk 3D, memungkinkan masyarakat mengeksplorasi warisan budaya melalui visualisasi modern.

BananaRipe: Sistem deteksi berbasis AI yang mampu mengidentifikasi tingkat kematangan pisang secara akurat, membantu petani dan pelaku usaha dalam manajemen logistik hasil bumi.

AgriSmart: Sistem rekomendasi tanaman cerdas yang memberikan saran komoditas tanam paling optimal berdasarkan kondisi lingkungan dan data agrikultur.

Dampak dan Strategi Kolaborasi

Kehadiran PUP-KA di DTIK Fest 2026 tidak hanya sekadar memamerkan produk, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk:

Edukasi Masyarakat: Memperkenalkan pemanfaatan AI yang aplikatif dan bermanfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari, mulai dari pelestarian budaya hingga efisiensi pertanian.

Ruang Promosi: Memperkenalkan hasil riset perguruan tinggi kepada khalayak yang lebih luas, termasuk pemerintah dan sektor industri.

Jejaring Stakeholder: Membuka peluang kolaborasi dengan startup, komunitas kreatif, dan Pemerintah Kota Denpasar untuk mengintegrasikan solusi AI ke dalam layanan publik dan ekosistem digital kota.

Melalui partisipasi ini, Pusat Unggulan Penelitian Kecerdasan Artifisial berharap dapat memicu semangat generasi muda Denpasar untuk terus berinovasi, sekaligus membuktikan bahwa teknologi tinggi dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga identitas budaya Bali.

"DTIK Fest 2026 menjadi jembatan penting bagi kami untuk mentransformasi hasil riset laboratorium menjadi solusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Denpasar."